Friday, April 8, 2011

Hujjah Lagi Bahwa Abuya Syeikh Imam Ashaari Muhammad At Tamimi Belum Mati

TRANSLATE : English :: Chinese : Arabic

Posted by: abuyaghaib | 03/07/2010




1. ABUYA BELUM WAFAT, TAPI GHAIB

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Jinn ayat 26-27:

“Tuhanlah saja yang mengetahui segala yang ghaib, maka Dia tidak memberitahu perkara ghaib yang diketahuiNya itu kepada sesiapapun; Melainkan kepada mana-mana Rasul yang di redaiNya (untuk mengetahui sebagian dari perkara ghaib yang berkaitan dengan tugasnya; apabila Tuhan hendak melakukan yang demikian) maka Dia mengadakan di hadapan dan di belakang Rasul itu malaikat-malaikat yang menjaga dan mengawasnya (sehingga perkara ghaib itu selamat sampai kepada yang berkenaan).”

Nabi Muhammad SAW adalah Nabi akhir zaman. Baginda menamakan dua tokoh untuk melakukan kebangkitan Islam kali ke-2 yaitu Putera Bani Tamin (PBT) dan Imam Mahdi (IM). Bermakna Nabi Muhammad dengan Rohnya memimpin dua orang lelaki untuk membuat kerjanya. Nabi Muhammad SAW yang tiada lagi Nabi sesudahnya, walaupun sudah wafat tapi masih berperanan kepada Ummat Islam yang hidup setelah kewafatannya. Baginda Rasulullah SAW itu, yang keadaannya sewaktu menarik nafas terakhir, telah berkata ‘Ummatku, ummatku, ummatku’, sedang terus dipimpin rohnya oleh Allah tentang cara mewujudkan kebangkitan Islam untuk kali yang kedua di akhir zaman.

Tak mungkin zaman yang begini rusaknya Iman dan Islam itu, Allah tidak diperlukan lagi untuk memimpin. Lalu, bagaimana kepimpinan Allah itu dapat berlaku? Ya, seperti yang difirmankan di atas tadi. Allah akan ajarkan kepada Nabi Muhammad SAW hal-hal di zamannya ini dan karena Rasul itu hanya Roh, tentulah baginda mampu untuk ilhamkan pula kepada dua lelaki hidup yang mewakilinya itu. Dan bila kedua-dua lelaki itu pula ghaib, maka bertambah mudahlah urusan perhubungan itu berlaku.

Jumhur para ulama’ sunni mengatakan Imam Mahdi itu lelaki ghaib.

Sabda Nabi SAW,

“Allah akan menzahirkan dari persembunyiannya (dari alam wali), al-Mahdi yang (berasal) daripada kaum kerabatku sejurus sebelum tibanya hari kiamat, walaupun umur dunia ini hanya tinggal sehari saja. Dia akan memenuhkan bumi ini dengan keadilan dan kesaksamaan dan akan menghapuskan kezaliman dan penindasan.”

(Imam Ahmad)

Selain itu, sebuah hadist lain menyebutkan bahwa PBT juga adalah lelaki ghaib. Hal ini tertulis dalam kitab Uqdudrar fi Akhbari Muntazar yang ditulis oleh Syeikh Yusuf bin Yahya bin Ali b Abdul Aziz alMaqdisi asSayafie, ulama kurun ke 7. Pada bab yg ke 5 bertajuk ‘Sesunguhnya Allah akan menghantar seseorg yg mempersiapkan asas sebelum pemerintahan IM’:Telah dikeluarkan oleh alhafiz abu abdullah nu’im bin hamad dlm kitab “FITAN” dan juga sebagian ulama2 lain berkata:

“Telah sampai kepadaku tentang AlHasyimi adalah saudara alMahdi disebelah ibunya. Ada juga yg berkata dia adalah anak paman kepada AlMahdi, sesunguhnya dia tidak MATI, (setelah heboh berita tentang kematianya) tetapi setelah terjadinya peperangan yg amat dahsyat dia AlHasyimi akan keluar ke Mekah dan bila IM lahir dia akan keluar bersama AlMahdi.”

“Akan keluar seorang lelaki dari Ahlul Bait dari timur, dia akan memikul pedang selama 18 bulan, dan dia tidak akan mati sehingga dia sampai ke Baitulmaqdis.”

“Bagi empunya mandat ini (Imam Mahdi) berlaku padanya 2 kali ghaib, salah satu sangat panjang hingga sebagian mereka berkata beliau telah terbunuh dan sebagian yang lain pula berkata beliau telah pergi entah kemana. Tiada siapapun yang mengetahui kedudukan sebenarnya sekalipun ahli keluarga atau selainnya, melainkan seorang Maula (arab yang sudah bercampur ajam) yang mengambil alih urusannya.”

“Mereka diketuai oleh seorang lelaki yang bergelar sebagai Syuaib Bin Soleh dari keturunan Bani Tamim, mereka ini akan mengalahkan Sufyani sehingga tiba di Baitulmaqdis. Dia (Putera Bani Tamim) akan menyerahkan pemerintahannya kepada Imam Mahdi dan menyerahkan kepadanya 300 orang dari Syam. Tempoh diantara keluarnya dan dia menyerahkan pemerintahan kepada Imam Mahdi 72 bulan.”

2. MENGAPA IMAM MAHDI dan PUTRA BANI TAMIM ITU GHAIB?

Nabi Muhammad saw pun tidak ghaib, memimpin sampai ke ujung, memenangi semua medan perang untuk kebangkitan Islam kali pertama (23 tahun). Mengapa tokoh-tokoh dibawahnya itu perlu ghaib?

a) PBT selaku perintis atau peneroka atau pengasas bagi tugas memperbarui agama hingga ke peringkat Negara, tidak perlu berperang. Karena, bila dirujuk pada format kebangkitan Islam yang pertama, perjuangan Abuya sekarang ini adalah ‘fasa Mekah.’ Bila Abuya hendak dibunuh atau dihalang lagi, ketika berada di ambang pintu daulah, Allah pun ghaibkan atau sembunyikan dari kejahatan Yahudi dan juga untuk memperdayakan Yahudi. Begitu Abuya ghaib saja, maka Yahudi pun di goncang segoncang-goncangnya. Ya, Abuya sedang memerangi Yahudi supaya kuasa Yahudi ditarik dan dijatuhkan!

b) Bila Abuya PBT itu ghaib, bergabunglah tiga kuasa cahaya yakni Rasulullah saw, Imam Mahdi dan PBT. Kekuatan teknologi ini baru cukup untuk mempercepat dan membesarkan kemenangan demi kemenangan menuju daulah itu. Halangan yang makin besar pun dapat diatasi semuanya.

c) Gambarkanlah betapa takut dan cemasnya Yahudi bila diketahui musuh nomor satunya itu sedang ghaib, yakni sedang melihatnya sedangkan dia tidak nampak musuhnya. Musuhnya dapat berada di mana-mana dengan cepatnya. Sedangkan dia hanya di satu tempat dalam satu masa, pergerakannya pun terbatas.

d) Roh-roh itu adalah tentara-tentara yang sangat aktif. Tentara-tentara Allah inilah yang sedang menggoncang Yahudi di Israel dengan teknologi roh, secepat cahaya untuk sampai kalah dan jatuhnya Yahudi di tangan orang Islam. Hanya ini caranya yang Allah pilih untuk mengalahkan Yahudi oleh orang-orang bertaqwa. Orang Islam biasa, yang hanya guna akal dan kekuatan lahir semata-mata, mustahil dapat menang dengan si Yahudi dan Nasrani laknatullah itu.

3. BAGAIMANAKAH CARANYA ABUYA GHAIB?

Orang yang dibawa ke kubur, dikebumikan, di timbun tanah, di talqinkan, bukankah itu orang mati? Mengapa pula dikatakan ghaib? Apakah semua orang-orang yang mati itu dikatakan ghaib sekaligus menolak tentang adanya kematian yakni pergi buat selama-lamanya? Orang Arqam itu orang apa sebenarnya? Kenapa teruk sangat aqidah mereka?

a) Bila ada yang dikatakan pengikut tegar Abuya maka tentulah ada pengikut yang tak tegar. Seolah-olahnya Abuya ini ada 2, yang 1 ajarannya begitu mendalam, yang 1 lagi longgar. Sesiapa mengambil ajaran Abuya yang mendalam, mereka dikategorikan ahli Abuya, sedangkan yang mengambil ajaran yang agak longgar disebut simpati Abuya. Pengikut tegar inilah yang mengatakan Abuya ghaib, sedangkan yang disebut simpati, mengatakan ‘Ya atau tidak!’ Maka penentang pun berusahalah untuk memecah belahkan.

b) Sebenarnya ceritanya begini: Abuya adalah orang ajaib: pemimpin paling ajaib dizamannya. Sedikitnya ada 100 keajaibannya yang tiada pada pemimpin lain (silahkan baca buku Abuya Pemimpin Paling Ajaib di Zamannya). Di antara keajaiban pemimpin-pemimpin sufi ini ialah dia mampu ghaib. Contoh: dia pergi sholat Jum’at di Mekah, ketika orang sedang iqamat. Dia pergi itu meninggalkan jasadnya di kamar sedangkan orang melihat dia ada di Mekah. Isteri Abuya ada yang dapat sholat berjemaah dengan Abuya padahal Abuya sedang berada di luar Negara. Atau isteri-isteri Abuya selalu melihat Abuya berselubung di bawah selimut pada waktu sakitnya padahal, dia pergi sholat dengan Rasulullah SAW. Sepanjang sakitnya sebenarnya dia sering ghaib. Namun dia berhubung juga dengan jasadnya sewaktu-waktu. Dalam ISA, dia pun ghaib, meninggalkan jasad yang berwajah dan berwatak sepertinya.

Jika anda tidak mampu untuk mempercayai hal ini anda sebenarnya mesti memasuki pengajian Tasawuf yang sangat mampu menjelaskan hal ini. Penulis telah mengkajinya selama 20 tahun lebih.

Bila Allah berkata: “Allah pelindung kepada orang bertaqwa.” Artinya Allah ada cara untuk menyelamatkan orang-orang bertaqwa yang sedang berada dalam bahaya. Yakni dengan sifat Allah, yang ghaib, yang dia itu mempunyai alam ghaib. Jangan kita batasi pula kuasa Allah atau kita mempersoalkan Allah, mengapa memilih Abuya. Orang Yahudi itu sangat mempersoalkan kenapa Allah memilih Muhammad?

Rasulullah SAW bersabda: “Ulama’ dari kalangan ummatku, umpama nabi-nabi dari Bani Israel.”

c) Pada hari jasadnya dikatakan mati oleh dokter-dokter di Ipoh Specialist hospital itu, apa sebenarnya yang berlaku? Hari itu dari sejak malam Abuya bersiap-siap untuk ghaib. Tapi Abuya juga mau dikatakan mati oleh Yahudi. Supaya dia dapat tipu Yahudi dan menakutkannya. Abuya tidak demam dan tekanan darah sangat normal. Penyakitnya ialah bila minum akan muntah sebab di dalam ususnya ada masalah-masaalah yang dokter tidak pasti apa puncanya. Masalah pada empedu atau pada usus. Jadi untuk memberhentikan muntah, dokter minta Abuya puasa 24 jam. Dokter juga memasang tube melalui hidung ke leher (tekak) untuk menyalurkan muntah ke kantong plastik. Muntah tidak lagi keluar melalui mulut. Kata dokter, kalau diberi minum lebih, air akan ke paru-paru. Sedangkan paru-paru Abuya normal, tekanan darah Abuya normal, jantung normal dan suhu pun normal. Kata dokter Abuya ‘ok!’

Abuya bersiap-siap untuk dikatakan mati oleh jangkitan paru-paru dengan cara meminta minum dan mencabut saluran (tube) yang dipasang. Artinya air masuk ke paru-paru. Padahal kenyataannya keadaannya tidak begitu. Takkanlah dalam masa 1 jam saja paru-paru dapat rusak begitu sekali hingga membawa maut!

Abuya telah ghaib pada pukul 7.15 pagi. Tapi ditempatnya diganti oleh 1 jasad yang telah rusak binasa paru-parunya dengan jangkitan kuman yang sudah merebak ke jantung, darah, otak dan lain-lain. Sehingga membawa maut. Quran membenarkan ini bilamana menceritakan Nabi Isa ghaib, yang mengambil tempatnya ialah orang yang dirupakan wajah Nabi Isa oleh kuasa Allah. Tapi yang anehnya pukul 7.45 pagi 13 Mei itu Abuya hidup kembali. Artinya beliau datang kembali di atas jasad yang sudah mati. Jasad jadi dua, umpama benalu di pohon mangga. Benalu dapat hidup karena menumpang pohon mangga supaya dokter-dokter itu akan berkata “Berlaku kepada Abuya kematian di luar adat.” Maka dokter pun bawa ke ICU dan pukul 2 siang baru meninggal lagi.

Artinya bila Abuya ghaib sekali lagi, terjadilah benalu benar-benar mati, pada pukul 2 siang itu, yang mati itu ialah kerangka tinggal tulang, sihir yang hidup di atas jasad Abuya selama 7 tahun lebih itu. Sihir sifatnya juga ghaib, maka Jin itu pun ghaib membawa segala ciri-cirinya yang terlihat di jasad Abuya. Roh Abuya kembali lagi ke jasadnya yang tidur sementara menanti untuk dighaibkan. Dokter Abuya ialah Roh Abuya. Untuk memahami ini anda pergilah bertanya kepada dokter-dokter yang telah menyaksikan keajaiban ini di Ipoh Specialist hospital itu.

Ketika dimandikan, dikafankan, dibawa ke kubur dan dihulur ke liang lahad, sungguh Abuya pamerkan keajaiban kepada semua orang yang mengendalikan. Bahwa baginda Al Fatta At Tamimi itu sebenarnya hanya tidur! Badannya panas, wajahnya indah. Semua tidak percaya kalau dikatakan beliau itu mati! datangilah makam penanda hari keghaibannya di Pilin, anda didatangi Abuya untuk menghormati anda tetamunya dengan macam-macam keajaiban. Kecuali anda yang tidak dirizkikan tapi majoritinya orang akan berpikir untuk datang lagi sebelum pulang atau ingin berlama-lama di situ karena ketenangan dan keajaibannya.

Percayalah Abuya tidak ada di situ (dikuburnya)! dia ghaib di saat selesai saja menipu daya Yahudi dan konco-konconya. Yakni Yahudi yang teli kemudiannya bekerja keras untuk membuat berita besar-besaran tentang Abuya. Popularlah Abuya itu.

Demikianlah menceritakan bagi pihak Allah dan Rasul untuk membenarkan taqdir yang telah ditaqdirkan di bumiNya ini. Nabi Muhammad SAW itulah ‘Master Mind’ untuk filem paling mahal di zaman kenabian ‘kenabian dan ke khalifahan’nya ini. Baginda yang semasa hidupnya berkata sedang merindui saudara-saudaranya yang semuanya hanya akan datang setelah kewafatannya. Ikhwan-ikhwan itu rohnya sudah dirindui di zaman sejak baginda sedang mencipta kebangkitan pertama. Roh itu diproses oleh baginda untuk mampu beraksi buat kebangkitan kedua. Roh Rasulullah itu (Nur Muhammad) sebenarnya seluruh keajaiban ini ! kalau anda orang Islam tidak pedulikan ini, ketahuilah bahwa Yahudi sangat serius dan panik dalam bab ini. Lalu bertungkus lumuslah untuk menyesatkan semua ini karena hasad dengki. Karena dia tahu tempoh pemerintahan Yahudi di bumi hanya sebentar saja lagi dari sekarang!

Kesesatan yang diperdayakan kepada Ummat Islam selama itu, Allah sedang mencabutnya dan penggantinya ialah Islam. Kebenaran dari Allah yang di bingkiskan kepada heronya Imam Mahdi dan PBT. Bila dunia sudah sekecoh ini, tunggulah! Keajaiban paling ajaib pun berlaku! Nanti Islam akan dipandang tinggi kembali, Nabi Muhammad akan dikenangi lagi dan kembali dibanggakan dan Allah barulah akan dibesarkan sebesar-besarnya. Amin. Wasalam.


BismillahirRahmanirRahim
BismillahirRahmanirRahim
Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani

72. Al-Jinn

[1]
Katakanlah (wahai Muhammad): “Telah diwahyukan kepadaku, bahawa sesungguhnya: satu rombongan jin telah mendengar (Al-Quran yang aku bacakan), lalu mereka (menyampaikan hal itu kepada kaumnya dengan) berkata: `Sesungguhnya kami telah mendengar Al-Quran (sebuah Kitab Suci) yang susunannya dan kandungannya sungguh menakjubkan!
[2]
`Kitab yang memberi panduan ke jalan yang betul, lalu kami beriman kepadanya, dan kami tidak sekali-kali akan mempersekutukan sesuatu makhluk dengan Tuhan kami.
[3]
`Dan (ketahuilah wahai kaum kami!) Bahawa sesungguhnya: tertinggilah kebesaran dan keagungan Tuhan kita daripada beristeri atau beranak.
[4]
`Dan (dengan ajaran Al-Quran nyatalah) bahawa sesungguhnya: (ketua) yang kurang akal pertimbangannya dari kalangan kita telah mengatakan terhadap Allah kata-kata yang melampaui kebenaran;
[5]
`Dan bahawa sesungguhnya (nyatalah kesalahan) kita menyangka bahawa manusia dan jin tidak sekali-kali akan berani mengatakan sesuatu yang dusta terhadap Allah.
[6]
`Dan bahawa sesungguhnya adalah (amat salah perbuatan) beberapa orang dari manusia, menjaga dan melindungi dirinya dengan meminta pertolongan kepada ketua-ketua golongan jin, kerana dengan permintaan itu mereka menjadikan golongan jin bertambah sombong dan jahat.
[7]
`Dan bahawa sesungguhnya (tidaklah benar) manusia menyangka sebagaimana yang kamu sangka, bahawa Allah tidak sekali-kali mengutuskan sebarang Rasul (atau tidak akan membangkitkan manusia pada hari kiamat).
[8]
`Dan bahawa sesungguhnya kami telah berusaha mencari berita langit, lalu kami dapati langit itu penuh dengan pengawal-pengawal yang sangat kuat kawalannya, dan (dengan rejaman-rejaman) api yang menyala.
[9]
`Padahal sesungguhnya kami dahulu biasa menduduki tempat-tempat (perhentian) di langit untuk mendengar (percakapan penduduknya); maka sekarang sesiapa yang cuba mendengar, akan mendapati api yang menyala yang menunggu merejamnya.
[10]
`Dan bahawa sesungguhnya kami tidak mengetahui adakah (dengan adanya kawalan langit yang demikian) hendak menimpakan bala bencana kepada penduduk bumi, atau pun Tuhan mereka hendak melimpahkan kebaikan kepada mereka?
[11]
`Dan bahawa sesungguhnya (memang maklum) ada di antara kita golongan yang baik keadaannya, dan ada di antara kita yang lain dari itu; kita masing-masing adalah menurut jalan dan cara yang berlainan.
[12]
`Dan bahawa sesungguhnya kita (sekarang) mengetahui, bahawa kita tidak sekali-kali akan dapat melepaskan diri dari balasan Allah (walau di mana sahaja kita berada) di bumi, dan kita juga tidak sekali-kali akan dapat melarikan diri dari balasanNya (walau ke langit sekalipun).
[13]
`Dan bahawa sesungguhnya kami, ketika mendengar petunjuk (Al-Quran), kami beriman kepadanya (dengan tidak bertangguh lagi); kerana sesiapa yang beriman kepada Tuhannya, maka tidaklah ia akan merasa bimbang menanggung kerugian (mengenai amalnya yang baik), dan juga tidak akan ditimpakan sebarang kesusahan.
[14]
`Dan bahawa sesungguhnya (dengan datangnya Al-Quran, nyatalah) ada di antara kita golongan yang berugama Islam, dan ada pula golongan yang (kufur derhaka dengan) menyeleweng dari jalan yang benar; maka sesiapa yang menurut Islam (dengan beriman dan taat), maka merekalah golongan yang bersungguh-sungguh mencari dan menurut jalan yang benar,
[15]
` Adapun orang-orang yang menyeleweng dari jalan yang benar, maka mereka menjadi bahan bakaran bagi neraka Jahannam. ‘
[16]
(Nabi Muhammad diwahyukan menerangkan lagi): “Dan bahawa sesungguhnya! Kalaulah mereka (manusia dan jin) itu berjalan betul di atas jalan (Islam), sudah tentu Kami (akan memberikan mereka sebab-sebab kemewahan, terutama) menurunkan hujan lebat kepada mereka.
[17]
“(Pemberian yang demikian) untuk Kami menguji (dan menzahirkan bawaan dan keadaan) mereka dalam menikmati apa yang Kami berikan itu (adakah mereka bersyukur dan tetap betul menurut Islam); dan (ingatlah), sesiapa yang berpaling dari mengingati Tuhannya, (dengan berlaku ingkar – derhaka, maka) Tuhan akan memasukkannya ke dalam azab yang memuncak beratnya.
[18]
“Dan bahawa sesungguhnya masjid-masjid itu untuk (ibadat kepada) Allah semata-mata; maka janganlah kamu seru dan sembah sesiapapun bersama-sama Allah.
[19]
“Dan bahawa sesungguhnya, ketika hamba Allah (Nabi Muhammad) berdiri mengerjakan ibadat kepadaNya, mereka hampir-hampir menindih satu sama lain mengerumuninya”.
[20]
Katakanlah (wahai Muhammad): “Sesungguhnya aku hanyalah beribadat kepada Tuhanku semata-mata, dan aku tidak mempersekutukanNya dengan sesiapapun”.
[21]
Katakanlah lagi; ” Sesungguhnya aku tidak berkuasa mendatangkan sebarang mudarat dan tidak juga berkuasa mendatangkan sebarang kebaikan bagi kamu.
[22]
Katakanlah lagi; “Sesungguhnya aku, tidak sekali-kali akan dapat diberi perlindungan oleh sesiapapun dari (azab) Allah (jika aku menderhaka kepadaNya), dan aku tidak sekali-kali akan mendapat tempat perlindungan selain daripadaNya,
[23]
“(Aku diberi kuasa) hanya menyampaikan (wahyu) dari Allah dan perintah-perintahNya (yang ditugaskan kepadaku menyampaikannya); dan sesiapa yang menderhaka kepada Allah dan ingkarkan bawaan RasulNya, maka sesungguhnya disediakan baginya neraka Jahannam; kekalah mereka di dalamnya selama-lamanya.”.
[24]
(Golongan yang kufur ingkar itu tetap memandang engkau lemah dan kurang penyokong wahai Muhammad), sehingga apabila mereka melihat (azab) yang dijanjikan kepada mereka, maka (pada saat itu) mereka akan mengetahui siapakah orangnya yang lemah penolong-penolongnya, dan sedikit jumlah bilangannya.
[25]
(Kalau ditanya bilakah azab itu? Maka) katakanlah: “Aku tidak mengetahui sama ada (azab) yang dijanjikan kepada kamu itu sudah dekat, atau Tuhanku menentukan bagi kedatangannya satu tempoh yang lanjut.
[26]
“Tuhanlah sahaja yang mengetahui segala yang ghaib, maka Ia tidak memberitahu perkara ghaib yang diketahuiNya itu kepada sesiapapun, -
[27]
“Melainkan kepada mana-mana Rasul yang di redaiNya (untuk mengetahui sebahagian dari perkara ghaib yang berkaitan dengan tugasnya; apabila Tuhan hendak melakukan yang demikian) maka Ia mengadakan di hadapan dan di belakang Rasul itu malaikat-malaikat yang menjaga dan mengawasnya (sehingga perkara ghaib itu selamat sampai kepada yang berkenaan).
[28]
“(Tuhan mengadakan malaikat-malaikat itu) supaya Ia mengetahui bahawa sesungguhnya – (dengan jagaan mereka) – Rasul-rasul itu telah menyampaikan perutusan-perutusan Tuhan mereka, (dengan sempurna); pada hal Ia memang mengetahui dengan meliputi segala keadaan yang ada pada mereka, serta Ia menghitung tiap-tiap sesuatu: satu persatu”.

Tags: ,

2 comments:

Anonymous said...

Taubatlah. Sesungguhnya ashaari itu hanya manusia biasa dan dia sudah mati.

Gooners_85 said...

Saya menyokong fakta dn dalil2 yg diberikan...Kekuatan Roh sgt diperlukan utk melawan Yahudi....Insan yg bertaqwa akan dibantu Allah.....mereka yg tdk mengkaji dn xtdk tahu apa2 mengatakan ini sesat....kerana perkara ghaib itu sukar org utk mempercayainya..tetapi yahudi telah menyesatkn umat islam dgn cerita hantu yg merupakn bnde ghaib juga,,tetapi umat islam mempercayainya dan amat memperakuinya..hebat sgguh permainan yahudi...sy prcaya utk menzahirkn imam mahdi,perlu ad tapak dahulu,xkn datangnya imam mahdi macam tu je tnpa ad persediaan dari org2nya,iaitu org2 yg bertaqwa sprtimana zmn Al Fateh...barulah yahudi gentar..
tentang Abuya,kita boleh nmpk signal2nya bilamana beliau mampu menghidupkan jemaahnya sndiri secara global tnpa terikat dgn mana2 sistem yahudi...percayalah yahudi begitu mengkaji perihal bani tamim,mengapa umat islam tdk mahu mengkaji ap yg Nabi sabdakan...sama2 kita hidupkan sunnah nabi ,perjuangan islam dan membesarkan Allah dlm hidup kita.